Friday, 30 June 2017

Keindahan Yang Engkau Sepikan

Allahu akhbar....

Tuhan itu Maha Adil...
Langit itu tidak selalunya indah...
Bulan itu tidak selalunya terang menerangi malam...
Bumi itu tidak selalunya berputar...
Bahagia itu tidak selamanya kekal...
Dan balasan Allah itu adalah pasti...

Wahai sahabat...
Di kala engkau diberikan bahagia daripada Allah...
Hargailah ia...
Hargailah setiap detik bahagia yang engkau miliki...
Kerna ia pasti akan pergi...

Wahai sahabat...
Hargailah mereka yang ada di sisimu...
Jagalah hatimu dan jagalah hatinya...
Maafkanlah jika ia menyakitimu...
Kerna setiap kasih itu terlalu berharga...
Dan tidak mungkin akan dapat ditukar ganti...

Wahai sahabat...
Janganlah engkau sia-siakan mereka yang menghargaimu...
Engkau lukakan hatinya...
Engkau alirkan air matanya...

Ingatlah...
Tuhan itu Maha Adil...
Setiap tangisan yang engkau alirkan...
Mungkin akan menjadi milikmu di satu hari nanti...

Thursday, 22 June 2017

Ramalanku Benar Belaka

Hingga ke saat ini
Pelbagai persoalan
Tak henti melanda
Untuk ku memikirkannya

Kau memilih diriku
Diatas dasar apa
Apakah kerna cinta
Atau pelepas sepi Cuma

Seumpama dedaunan
Yang telah gugur bertaburan
Memebiarkan ranting
Dimamah usang

Apakah semua itu
Akan terjadi padaku
Andainya benar
Maka tepatlah apa yang ku ramalkan

Waktu bersamamu banyak benar
Kenangan yang kita ciptakan bersama…
Dan satu darinya ungkapan shahdu
Bahawa aku tak kan kehilangan mu

Susah payah kita semai benih
Cinta menempuh dugaan
Akhirnya kau tinggalkan

Sia-sia lah ku bina istana cinta
Andai insan lain
Dihatimu bertahta…

Hingga ke saat ini
Ku masih mengenangkan
Detik – detik terindah
Yang kesudahan aku parah…

Rindu Pada Yang Tak Sudi

Tak guna ku merayu jika orang tak sudi
Hanya menambah pilu di dalam hati
Lebih baik aku pergi daripada ku dihina
Dengan kata-kata

Kusedar diri ini tak sepadan denganmu
Aku sekadar teman waktu kau memerlukan
Dan bila kau dah bosan
Lalu aku kau singkirkan
Dengan tiba-tiba sampainya hatimu

Akan kuteruskan hidup ini
Walaupun diri ini tiada di sisi
Akan kuteruskan perjalanan
Walaupun amat pedih
Terpaksalah aku hadapi

Jangan lagi kau bertanya tentang diriku ini
Biarlah ku menyepi
Susah payah ku sendiri airmata menemani
Sepanjang malam sepi

Apa guna ku merindu jika orang tak peduli
Pada diriku lagi
Apa guna ku mengharap kasih orang
Sedangkan orang tak sudi lagi

Ku berdoa pada tuhan agar jiwa ini tenang
Setelah kau lukai
Sisa kita masa lalu adakala menggangguku
Bersama kenanganku

Ku berharap suatu hari agar aku ditemukan
Kekasih yang setia
Ku ucapkan selamat tinggal
Semoga kau bahagia bersama teman baru
Susah payah ku sendiri airmata menemani

Sepanjang malam sepi
Apa guna ku merindu jika orang tak peduli
Pada diri ku lagi
Ku berdoa pada Tuhan agar jiwa ini tenang
Setalah kau lukai

Copyright: Slash

Tuesday, 20 June 2017

Hidup Segan Mati Tak Mahu


Semuanya telah ku berikan
Harta cinta dan kasih sayang
Apa yang belum kau dapatkan
Bahkan nyawa ku pertaruhkan

Kini kau hilang
Bagai ditelan alam
Aku disini tersakiti

Hidup segan mati tak mahu
Saat aku pisah darimu
Pahit rasanya gula
Manis rasa hempedu
Kurasa

Engkau pergi tanpa berita
Habis kisah tutup cerita
Menangis dalam tawa
Senyum dalam derita
Kurasa

Copyright: Trinity Optima Production